reza farhan

REZA FARHAN

Senin, 19 Desember 2011

tentang saat ini dan esok

saya terlahir dan dibesarkan dalam keluarga sederhana,
anda harus tahu itu.

tapi suatu saat nanti kan terwujud dan terbukti,
hasil dan perjuangan tanpa penyesalan selama ini,
dan hanya waktu yang menyatakannya.

Rabu, 07 Desember 2011

sia-sia

tidak ada arah pasti
tidak ada harapan pasti
tidak ada tujuan pasti
tidak ada hasil pasti
tidak ada kesenangan pasti
tidak ada ketenangan pasti

tidak ada.

Selasa, 22 November 2011

si kepompong

dalam wajah suntuk terdapat ketenangan
dalam wajah senang terdapat kehinaan

Senin, 14 November 2011

jelang tiap saat

sebuah pemikiran telah datang
hancurkan pikiran sesaat yang kadang meracau
kadang sudah saatnya saya berubah
kadang sudah saatnya pula saya kembali seperti dulu
tak akan pernah pasti

tak sabar menunggu datangnya kepastian
panas di hati sudah tak tertahankan

saya muda
punya harapan

saya muda
punya tujuan

Rabu, 09 November 2011

Sabtu, 05 November 2011

batas

bagian ini sudah sering saya temui
di mana semua dari apa yang saya pikirkan akan berakhir pada tujuan awal
di mana buya mengajarkan agar saya masuk ke dalam "kepompong"
memang bukan tanpa arti
di mana 2 tahun lalu banyak hal yang saya korbankan
pergaulan, waktu, harap,
bahkan cita dan cinta

mungkin banyak yang mengira bahwa saya ini adalah
apa yang tertera pada diri saya,
seperti kebiasaan, tingkah laku, juga pikiran.
padahal jauh di luar itu,
semua yang saya tampilkan ini hanyalah sebuah maksud,
bukan yang sesungguhnya,
dan saya "paksakan" untuk nyaman dengan ini.

Selasa, 18 Oktober 2011

tak akan setara

sampai kapan saya mengagungkan suasana ini?
tak ada lagi senja,
tak ada lagi malam yang dapat meredam suasana,
begitu pun senyum buya,
doa pun entah kemana,

apa yang berkilau?
dan apa yang dapat membuat semua ini menjadi silau?
semua kembali ke awal,
dimana awal yang sangat abstrak,
dimana awal yang saya tidak akan pernah tahu
bagaimana dan seperti apa akhirnya nanti,

tidak ada lagi harap hampa,
tidak ada lagi asap nyata,
tidak ada lagi asa bersama,
tapi hanya saya yang keluar dari semua itu,
lalu..siapa dan apa yang akan saya sesali?

Senin, 17 Oktober 2011

apa dan apa

sekarang saya ini apa?
bagaimana? kenapa?
kemana yang "biasa" dan "terbiasa"?
jelas apa yang sebelum ini,
seperti biasa.
bukan apa yang seperti mereka,
jelas bukan saya,
tapi kini?
hampir "ingin" seperti mereka,
tapi jelas bukan ingin saya,
sebelum saat ini.
tapi nanti?
terlalu pagi untuk menerkanya.

Senin, 03 Oktober 2011

tersisa

dan saya terbuai dalam langkah ini
berliku dalam pelukan masalah
persetan dengan saya dia dan mereka

telah lama

saya harap kau mengerti
ini bukan cerita narasi
rasa ini derita
saya harap kau juga merasa
apa yg saya rasa tanpa banyak tanya
rasa ini fakta
saya tak ingin berdusta

Sabtu, 01 Oktober 2011

Sabtu, 24 September 2011

she is

sampai kapan kau acuh dengan saya?
memang saya tidak tahu
kenapa akhirnya sinta mencintai rama
kenapa pujangga selalu berucap romantis
kenapa bulan selalu setia mendampingi malam

lalu,apa yang akan kau lakukan dengan saya manisku?
yaa..tetap sama seperti biasa,
A C U H

Senin, 19 September 2011

klimaks

apakah ini sisi "feminim" dari kehidupan?
tidak begitu jelas batas antara "hampa" dan "ingin sendiri",
malam sepertinya cepat berganti,
seperti tidak ingin berlama dengan saya,
tidak seperti dulu..sangat saya nikmati bercumbu dengan malam,
banyak yang saya tinggalkan..demi malam (yang dulu).

sekarang,
ketika sisi "feminim" dalam kehidupan ini datang,
malam tak dapat saya nikmati seperti dulu,
dan siapa yang di samping saya?

saya pun belum tahu.

Senin, 25 Juli 2011

Hi mom

ketika saya sedang sendiri,
pikiran saya kadang "mentok" membayangkan wajahmu,
senyummu,sapamu.
mungkin saya sudah pada stadium 4 menggilaimu.
terlalu beruntung kekasihmu itu.

Selasa, 19 Juli 2011

just roses

kamu nyata di hidup saya,
kamu ada di depan saya,
tapi tak mungkin saya menyentuhmu,
apalagi memilikimu.

bukannya saya tidak mau usaha dengan yang lainnya,
tapi "kau" adalah tujuan saya.
8 bulan saya menunggu mu "kosong" pun saya rasa
hanya sejenak.

tak pernah letih saya memandang wajahmu,
terlalu manis kau memakai rok seperti malam kemarin,
menyentuhmu pun saya takut.

terlalu mengagumimu?
yaa..memang,
tapi saya sangat menghormati mu.

tapi apa daya,
kau mungkin punya pilihan sendiri tentang siapa
yang pantas menemani mu.
saya?tentu bukan,
dan saya pun sangat mewajarkan,jelas sangat mewajarkan,
"kau" memiliki kekasih yang hebat,
lalu saya?
sangat "haram" saya menginginkan mu.
mungkin membayangkan saya jadi kekasihmu saja
saya berdosa.

yaa sudahlah,
saya akan tetap berjalan seperti biasa,
hanya bisa memandangi mu,
tapi kau tetap jadi inspirasi bagi saya,
semangat saya,
dan bagian dari perjalanan saya.

Senin, 11 April 2011

wajah sebuah kerinduan

setiap orang pasti mempunyai pilihan jalan sendiri,
pilihan untuk senang atau tidak,
pilihan untuk "sedikit" terasing atau terus "bergerombol",
pilihan untuk "memikir" atau "tidak sempat berfikir",
pilihan untuk nyaman bagi dirinya atau nyaman karena mengikuti,

dan saya pun lebih senang mengikuti sebuah wajah,
wajah yang membuat saya untuk selalu ingat kepada "al-hadi",
juga kepada kekasihNya.
wajah yang mengarahkan saya untuk selalu mencintai Allah dan kekasihnya.

juga membuat saya cinta kepada "jembatan" yang menghubungkan saya kepada wajah ini,
jembatan yang ada di lenteng dan cilandak,
yang akan selalu menjadi pembimbing dan panutan saya.

walaupun saya terbilang "masih" muda di "lenteng",
namun saya sangat mantab kepada wajah ini.
seperti saya telah sangat lama mengenalnya.
dan jelas saya akan selalu setia.

dan saya pun selalu berhati-hati dalam mengemukakan hal yang mengenai
semua "orang suci" di atas.

Minggu, 10 April 2011

tentang puasa

walaupun saya tahu puasa,tapi saya lebih tahu lagi
bahwa saya belum mengenal puasa.
terlebih maknanya,
apalagi hasilnya.

Selasa, 05 April 2011

sederhana dan beruntung

hari ini saya rasakan betul hebatnya dan beruntungnya ayah,
semakin segan saya dengan ayah walaupun saya tahu sederhananya ayah,

Senin, 04 April 2011

AYAH

menurut saya Dia adalah sosok yang polos,
jika mengerti segala tingkah lakunya
Dia tidak mempunyai rasa dendam,
rasa menyimpan kesal pada orang lain.
saya yakin betul.

semua tingkah lakunya spontanitas,
ada sesuatu yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata
walaupun saya tahu betul itu,
ini yang membuat saya selalu paham akan segala tindakannya.

ayah saya memang orang yang spesial,
mungkin bukan hanya keberuntungan yang selalu menaungi ayah
mungkin juga keberkahan dari Alloh,
jika saya bandingkan dengan orang lain,sebenarnya ayah tidak bisa
berbuat apa-apa pada era sekarang,
Tapi..ayah saya memang selalu beruntung,
ayah juara,

Minggu, 27 Maret 2011

motivasi

ternyata motivasi dalam diri saya ini lebih mudah timbul
ketika saya merasa seperti di sakiti
atau melihat apa yang saya inginkan itu seperti mengejek saya,

nurani

rasanya baru kemarin,
memegang cilok di tangan,
mie ayam dan es limun,
belajar sepeda pertama bekas,
duduk disamping kendali bus kakek,
ondel-ondel, uban,
merpati, cupang, gapi,
menendang bola dan gol,
menggenggam raket dan selalu menjadi pecundang,
takut, menangis, sedih, kecewa, tersenyum,
sepi, riang, kotor, bingung, bangga,

saya punya perasaan akan mati muda.

Selasa, 15 Maret 2011

you PN

mungkin hanya kunang-kunang dan sunyinya malam itu yang menjadi saksi,
begitu klimaks..saya begitu menikmatinya,
tapi sayang..dia tidak tahu bahwa saya menyimpan rasa,
rasa yang tulus..ingin rasanya saya memegang wajahnya,
tapi percuma..dan saya tahu hasilnya,
rasa yang tak akan pernah berubah,
dan mungkin Dia juga tidak akan pernah tahu,
biar hanya kunang-kunang itu yang tahu..

Sabtu, 26 Februari 2011

minus

bukan lagi motivasi untuk kedepan,
bukan lagi fokus berjalan sendiri,
tetapi bagaimana kembali pada titik awal..
saat saya menginjak tanah lenteng ini..
rindu rasanya,

Minggu, 20 Februari 2011

baru sekedar diujung lidah

melihat apa yang saya 'sibuk'kan saat ini,
melihat apa yang akan saya lakukan..lalu mereka,
teringat kembali ke belakang,
teringat setahun lalu,
saat saya berani, begitu idealis..

sekarang ??
apa yang ini dulu saya selalu kalahkan segalanya,
begitu persetan semuanya selain yang saya pertahankan..
tentu bukan ini yang saya inginkan,
tapi semakin meresap terasa,

Sabtu, 12 Februari 2011

inilah cinta

ketika ridho Guru dan Orang tua saling bersinergi,
saya seperti mendapat dorongan semangat yang teramat,
klimaksnya dalam apa yang saya inginkan,
begitu terasa..
doa itu..harap itu..

Selasa, 01 Februari 2011

lagi

di satu sisi saya melihat itu biasa saja,
di sisi lain saya ingin..

tapi realita dan kesadaran yang membuat saya (selalu) sadar,
jika saya punya jalan sendiri.

Kamis, 13 Januari 2011

(sudah) kebiasaan

sudah sangat jelas bagi saya..
beberapa hari ini malah semakin jelas membuat saya jauh,
saya hanya takut semakin ter"nyenyak" dalam irama ini.
padahal saya bukan berada di titik hitam.

Rabu, 12 Januari 2011

tetap melaju

saya sudah melihat dari kebanyakan sebaya saya,
mereka begitu menggebu-gebu dengan cinta (nafsu) mereka,
tak banyak yang gamblang update di dunia maya,
juga dapat saya lihat dengan jelas setiap tingkah laku
yang mereka bilang karena sama-sama cinta (nafsu)
dan wajar karena bersama kekasihnya (nafsu) sendiri.
dan akhirnya dengan jelas pula saya melihat mereka seperti
kosong, tak berarti, bodoh..terlalu termakan dan terbuai
ketika hubungan mereka berakhir.
dan itu yang selalu menjadi motivasi saya
untuk selalu berpegang teguh dan setia pada jalan saya kini.
saya selalu menyadarkan diri saya
bahwa saya pernah, puas, bosan,tertarik (lagi), bosan (lagi)
dengan seperti apa yang mereka lakukan kini.

Selasa, 11 Januari 2011

(menjelang) setahun

ternyata selama ini aku lebih banyak membual tentang harapanku,
tentang (berganti) mimpiku, tentang kehidupanku..
aku tahu ini adalah titik terparah.
berubah adalah harga mati.
dan diam lebih baik.
berpura bodoh ternyata yang paling baik.